Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ekonomi. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 April 2018

no image

Pengertian Window Manager dan Penjelasannya

Pengertian Window Manager dan Penjelasannya - Antarmuka sistem operasi Linux awalnya sangatlah sederhana, tidak seperti yang sekarang kenal. Linux versi-versi awal hanya menggunakan CLI (command line interface). Hal ini tentu menyulitkan pengguna komputer yang sudah terbiasa dengan sistem operasi berbasis grafis untuk beradaptasi. Berkat kegigihan para pengembang Linux dan komunitasnya, sekarang tampilan desktopnya sangat menarik dan beraneka ragam. Tampilan desktop yang beraneka ragam ini kita kenal dengan istilah GUI atau Graphical User Interface. Dengan GUI, Anda dapat dengan mudah bekerja di Linux. Penggunaan mouse dan menu membuat pekerjaan dapat lebih cepat Anda selesaikan.

Desktop Linux menggunakan X Window System. X Window System adalah interface grafis handal yang mendukung banyak aplikasi serta merupakan standar industri untuk sistem grafis pada mesin-mesin Linux. Kode sumbernya pertama kali diterbitkan oleh Massachusetts Institute of Technology (MIT) Consortium. Versi X Window untuk Linux dikenal dengan nama Xfree86.

Jika Anda perhatikan, tampilan X Window System di Linux sangat beragam, mirip dengan skin. Namun, X Window sebenarnya bukanlah skin atau desktop theme (sebuah program aplikasi yang berfungsi menghias atau mengubah tampilan agar lebih artistik). Masingmasing X Window System memiliki perbedaan, baik dari segi tampilan grafis, maupun dari aplikasi yang disertakannya. Berikut ini adalah beberapa contoh X Window atau window manager yang digunkan di Linux beserta tampilannya.

Senin, 27 November 2017

Termometer Klinis dan cara kerjanya

Termometer Klinis dan cara kerjanya

Termometer berasal dari bahasa latin termo yang artinya suhu. Suhu merupakan derajat atau tingkat panas suatu benda atau zat. Sedangkan meter merpakan suatu alat ukur. Dalam kehidupan sehari – hari, termometer biasanya digunakan untuk mengukur suhu tubuh seseorang ketika sedang mengalami demam. Ketika anada ehujanan atau terkena sinar matahari yang sangat panas membuat kepala pusing. Biasanya kepala pusing tersebut disertai demam. Untuk mengukur seberapa tinggi demam yang terjangkit, digunakanlah termometer untuk mengukur suhunya. Suhu orang normal sekitar 37 – 37, 5 derajat celcius. Sedangkan suhu untuk orang yang mulai terserang demam di mulai dari suhu 38 derajat celcius. Kondisi ini masih bisa di atasi di rumah dengan cara mengompreasnya. Tetapi jika melebihi 39 derajat celcius, bawalah segera ke dokter untuk di beri penanganan lebih lanjut.

Termometer Klinis dan cara kerjanya


Termometer yang digunakan untuk mengukur suhu badan seseorang dinamakan termometer klinis. Termometer ini biasa di gunakan di dunia kedokteran. Sebelum dokter memeriksa lebih lanjut kondisi pasien, biasanya dokter mengukur terlebih dahulu suhu pasien dengan menggunakan termometer klinis. Suhu badan seseorang mampu di ukur dengan baik melalui rongga mulut, ketiak, atau diantara lekukan tubuh lainnya. Suhu normal manusia berkisar 37 derajat celcius dan tidak pernah kurang dari 35 derajat celcius. Sedangkan suhu maksimal dari suhu tubuh manusia yaitu 42 derajat celcius.  Termometer klinis ini di bedakan menjadi 2 macam yaitu termometer klinis analog dan termometerklinis digital. Termometer klinis analog memunculkan suhu yang terbaca dengan melihat angka yang di capai oleh pipa kapiler. Sedangkan termometer klinis digital, nilai suhu yang terbaca dalam bentuk angka yang tertera pada layar termometer. Jika dilihat dari keduanya, termometer klinis digital memiliki keakuratan lebih tinggi daripada termometer klinis analog. Karena pembacaan suhunya lebih jelas dan lebih pasti. Jika anda ingin membeli termometer klinis untuk keperluan buah hati anda untuk mengukur suhunya ketika sakit, anda dapat membelinya dengan mudah di goApotik.com

Rabu, 11 Oktober 2017

Pengertian Evaluasi atau Monitoring

Pengertian Evaluasi atau Monitoring

Pengertian Evaluasi atau Monitoring - Evaluasi berasal dari kata evalution (bahasa Inggis). Kata tersebut diserap dalam pembandaharaan istilah bahasa Indonesia dengan tujuan mempertahankan kata aslinya dengan sedikit penyesuain lafal Indonesia menjadi  “evaluasi”. Istilah “penilaian” merupakan kata benda dari nilai. Secara harfiah, evaluasi pendidikan dapat diartikan sebagai penilain dalam bidang pendidikan atau penilain mengenai hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan pendidikan.

Monitoring

Suchman (1961) memandang evaluasi sebagai sebuah proses menentukan haasil yang telah dicapai beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan. 

Adapun dari segi istilah, sebagaimana dikemukan oleh Edwin wandt dan Gerald W. Brown(1977) : evaluation refer to the act or process to determining to value of something. Menurut definisi ini, maka istilah evaluasi itu menunjukkan kepada atau mengandung pengertian: suatu tindakan atau proses untuk menentukan nilai dari sesuatu.

Dari beberapa pendapat diatas dapat disimpulkan bahwa evaluasi adalah kegiatan untuk mengumpulkan informasi tentang bekerjanya sesuatu yang seslanjutnya informasi tersebut digunakan untuk menentukan alternatif yang tepat dalam mengambil seuah keputusan.

Monitoring (pemantauan) merupakan prosedur analisis kebijakan yang digunakan untuk memberikan informasi tentang sebab dan akibat dari kebijakan publik. Monitoring juga merupakan sumber informasi utama tentang implementasi kebijakan. Jadi, Monitoring merupakan cara untuk membuat pernyataan yang sifatnya penjelasan (designative claims) tentang kebijakan di waktu lampau maupun sekarang.Monitoring menghasilkan kesimpulan yang jelas selama dan setelah kebijakan diadopsi serta diimplementasikan (ex post facto).

Selasa, 18 Juli 2017

Pengertian Cek (Surat Berharga)

Pengertian Cek (Surat Berharga)

Pengertian Cek (Surat Berharga) - Cek merupakan suatu surat berharga banyak digunakan dalam lalulintas perdagangan. Maksud diterbitkan/di keluarkannya cek tiada lain untuk pembayaran seketika, baik untuk keperluan sendiri (orang yang mengeluarkan cek) maupun untuk keperluan pembayaran kepada pihak lain. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa cek sebagai pengganti uang tunai atau sebagai alat pembayaran.

Contoh cek


Agar suatu surat dapat dikatakan cek harus mamanuhi syarat-syarat yang ditetapkan dalam pasal 178 KUHD yang sekaligus merupakan syarat formal suatu cek. Syarat-syarat tersebut adalah sebagai berikut :
a. harus ada perkataan cek yang dimuat atau tertera pada lembaran cek
b. Perintah / suruhan tanpa bersyarat untuk membayar sejumlah uang tertentu.
c. Nama pihak yang harus membayar (wajib bayar), yaitu bank.
d. Penetapan di mana pembayaran harus dilakukan.
e. Tanggal dan tempat cek diterbitkan / dikeluarkan.
f. Tanda tangan orang yang menerbitkan.

Seseorang yang ingin menerbitkan suatu cek, maka ia harus mempunyai rekening di bank. Selain itu ia juga harus mempunyai simpanan / dana pada bank yang bersangkutan. Orang yang mempunyai hubungan dengan bank terutama yang berkaitan dengan masalah simpanan atau pinjaman, disebut nasabah. Bagi orang yang telah terdaftar sebagai nasabah bank, maka kepadanya diberikan buku cek. Buku cek ini memuat kira-kira 10 atau 25 lembar cek yang diberi nomor urut.

Setiap lembar cek terdiri atas dua bgian, yaitu bagian terkecil di sebelah kiri, dan bagian terbesar di sebelah kanan. Pada kedua bagian itu apabila akan diisi maka harus ditulis :
1) Jumlah uang yang harus dibayar.
Dalam penulisan jumlah uang ini selain dengan angka, juga dengan huruf.
2) Tanggal dan tempat penerbitan.
Pencantuman tanggal pada cek sangat penting, karena berkaitan dengan waktu mulai diperbolehkannya pencairan cek. Dengan kata lain untuk menentukan tanggal mulai berjalan tenggang waktu pembayaran cek, yairu 70 hari.

3) Kepada siapa harus dibayar.
Untuk menghindari jangan sampai terjadi cek itu dicairkan oleh orang yang tidak berhak atas pembayaran uang tersebut, biasanya dituliskan nama orang yang akan menerima pembayaran uang itu. Namun sering juga cek yang tidak dituliskan nama orang yang akan menerima pembayaran, atau dikosongkan saja. Maksudnya untuk mempermudah pengalihan cek itu kepada pihak lain tanpa harus diendosmen.

4) Tanda tangan yang bersangkutan.
Tanda tangan disini dimaksudkan sebagai persetujuan dari pihak yang menerbitkan cek. Tanpa ada tanda tangan, maka pihak bank tidak akan mencairkan cek tersebut.

Dalam penerbitan suatu cek, biasanya disertai dengan meterai yang ditempelkan pada tempat kita menanda tangani cek. Namun sekarang tidak lagi menggunakan meterai yang ditempel melainkan sudah tertera pada cek tersebut dalam bentuk stempel / cap meterai yang nilainya Rp 6000.00

Setelah cek tadi diisi lalu yang sebelah kanan disobek dan diberikan kepada orang yang harus menerima pembayaran (pembawa/pemegang). Kemudian cek itu hendaklah segera dicairkan kepada bank yang ditunjuk, sebab masa berlaku cek terbatas sampai 70 hari sejak tanggal yang tercantum pada cek.

Dalam sirkulasi cek tersebut melibatkan pihak-pihak sebagai berikut :

  • Penarik (orang yang menandatangani cek).
  • Tersangkut, yaitu pihak yang melakukan pembayaran (bank) di mana penarik mempunyai dana atau simpanan.
  • Pemegang, yaitu orang yang berhak menerima pembayaran yang namanya tercantum dalam cek.
  • Pembawa, yaitu orang yang ditunjuk / berhak menerima pembayaran tanpa menyebutkan namanya dalam cek.
  • Pengganti (order), yaitu orang yang menggantikan kedudukan pemegang cek dengan jalan endosemen. Endosemen adalah pemindahan hak milik atau surat berharga (dalam hal ini cek). Umumnya cek dapat diendosemen adalah cek atas pengganti (aan order).