w

Inilah Fakta Wisman Butter Penikmat Olahan dari Pada Merek Lain

Selain dari proses pengolahan yang baik ternyata enak atau tidaknya sebuah makanan itu tergantung dari bahan yang digunakan. Misalnya saja dalam pembuatan kue, jika Anda memutuskan untuk menggunakan Wisman butter dari pada merek lainnya pasti juga akan menghasilkan rasa yang berbeda. Seperti yang diketahui bahwa mentega itu merupakan salah satu terbaik dari sekian banyak merek dipasaran. Nah, jika Anda menjadi pengusaha bakery ataupun rutin melakukan pengolahan berbagai kue bisa menyediakan mentega wisman dirumah sebagai stock.
Wisman Butter

Bahan-bahan berkualitas itu bukan hanya dilihat dari harganya saja tetapi juga dari proses pembuatan, pengolahan, kandungan didalam, sampai dengan penyimpanan yang tepat. Sebelumnya ada beberapa fakta yang membuat mentega wisman masuk dalam kategori baik untuk olahan yaitu:

  1. Mentega mempunyai tekstur yang lembut dan tidak mudah mencair.
  2. Mentega dengan rasa yang khas dan berbeda dengan lainnya.
  3. Mentega dengan kandungan baik didalamnya, sehingga cocok untuk melezatkan makanan.
  4. Mempunyai aroma yang khas sehingga memberikan kenikmatan sendiri pada makanan.

Pada dasarnya memang di toko ada banyak sekali jenis mentega yang bisa Anda temukan dari harga paling murah sampai dengan yang paling mahal. Tetapi untuk mendapatkan produk yang berkualitas hanya melihat harganya saja itu seperti kurang tepat. Makanya lakukan perbandingan antara produk satu dengan lainnya. Wisman sendiri direkomendasikan karena memang mempunyai kualitas yang bagus, selain itu dari segi harga juga masih tergolong ramah di kantong. Jadi bisa menjadi salah satu pilihan untuk bahan olahan nikmat Anda.

Untuk lebih mudahnya menemukan mentega wisman, ada baiknya kunjungi online shop. Dimana banyak sekali jenis mentega yang bisa didapatkan dalam berbagai kemasan, kisaran harga mentega Wisman mulai dari Rp. 65.000 sampai dengan jutaan rupiah tergantung ukuran dan jumlah yang akan dibeli. Jangan khawatir, pembelian grosir maka berkesempatan untuk mendapatkan potongan atau harga spesial. Lebih lanjutnya bisa hubungi customer service untuk dijelaskan secara langsung.

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 08.45

Jangan Salah Kaprah, Ungkap Mitos dan Fakta DBD di Sini



Begitu banyak rumor tentang DBD berseliweran. Mana yang benar dan mana yang salah, cari tahu penjelasannya di sini. 


Demam berdarah dengue (DBD) merupakan penyakit yang sering menjangkiti masyarakat Indonesia. Bahkan, bulan Januari hingga Maret lalu dianggap sebagai bulan puncak tertinggi dari penyakit tersebut.

Saking populernya di masyarakat, alhasil banyak rumor tentang DBD yang tak jarang justru menyesatkan. Untuk itulah, dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid dari KlikDokter akan membantu Anda untuk meluruskan mitos dan fakta DBD.


Demam Disertai Mimisan Sudah Pasti DBD

Tak semua kejadian demam disertai dapat dikatakan DBD. Ada gejala lain yang juga menyertai –selain mimisan. Contohnya sakit kepala, pegal di sekitar mata atau belakang mata, nyeri sendi, nyeri otot dan tulang, dan muncul ruam di kulit. Jika tidak ada gejala seperti itu, bisa jadi itu bukan DBD atau dengan kata lain, rumor ini hanya mitos belaka.

DBD Wajib Diobati dengan Antibiotik
Ini adalah mitos. Sebenarnya, DBD dan antibiotik itu tidak saling berkaitan. Sebab, DBD merupakan penyakit yang sebabkan oleh virus dan disebarkan oleh nyamuk. Infeksi virus biasanya akan sembuh dalam 7-10 hari. 

Pengobatan yang diberikan, seperti cairan infus dan obat penurun panas itu bersifat simtomatik, yaitu hanya mengurangi keluhan penderita. Antibiotik hanya diberikan bila infeksi disebabkan oleh bakteri.

Fogging Efektif untuk Mencegah DBD
Ini juga mitos. Menurut dr. Resthie, nyamuk Aedes aegypti sangat mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan, sehingga fogging tak bisa mematikan nyamuk tersebut secara efektif.

Lagi pula, sebetulnya bukan cuma nyamuk dewasanya yang mesti dimatikan. Jentik-jentik nyamuk perlu dibasmi juga karena mereka akan menjadi nyamuk dewasa hanya dalam 7-10 hari.

Minum Larutan Elektrolit Bisa Membantu Mengatasi DBD
Hal ini adalah fakta. Meski Badan Kesehatan Dunia (WHO) tidak menyebutkan jenis cairan apa yang sebaiknya dikonsumsi oleh penderita DBD, tetapi mengonsumsi larutan elektrolit, susu, air putih minimal 5 gelas ukuran sedang dalam sehari memang dapat dilakukan untuk mencegah komplikasi DBD.

Minum Jus Jambu atau Angkak Bikin Trombosit Naik
Mungkin Anda akan kaget bahwa hal ini sebenarnya mitos. Sebab, penelitian yang dilakukan sejauh ini tidak menunjukkan bahwa keduanya dapat mempercepat naiknya jumlah trombosit.

Trombosit memang akan naik dengan sendirinya setelah 5 hari sakit. Tidak memberikan efek signifikan bukan berarti Anda tak boleh mengonsumsinya, ya, karena bagaimanapun juga, jus jambu baik untuk kesehatan.

Itulah mitos dan fakta tentang demam berdarah dengue (DBD) yang perlu Anda ketahui. Adakah satu di antara beberapa mitos di atas yang pernah Anda yakini sebagai fakta? Tak mengapa jika iya, karena sekarang Anda sudah mengetahui mana yang fakta dan mana mitos. Sehingga, pengobatan DBD pun bisa lebih efektif dari sebelumnya.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 00.32

Pengertian Globalisasi

Pengertian globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya.

pengertian globalisasi
Foto : Google

Secara etimologi kata globalisasi diambil dari bahasa Inggris, yaitu globalize yang berarti universal atau menyeluruh. Penambahan imbuhan “ization” pada kata Globalization artinya adalah proses mendunia. Sehingga arti globalisasi adalah proses sesuatu (informasi, pemikiran, gaya hidup, dan teknologi) yang mendunia.

Proses globalisasi dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya; teknologi internet, infrastruktur telekomunikasi dan transportasi, pertukaran pelajar, dan lain-lain. Pada umumnya globalisasi berhubungan dengan perubahan menyeluruh pada bidang ekonomi, industri, gaya hidup, dan aspek-aspek kehidupan lainnya.

Kunjungi juga : Jilbab Instan untuk Pipi Tembem

Globalisasi juga sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan
kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 20.05

Pengertian Cost Push Inflation

Pengertian Cost Push Inflation - Cost Push Inflation Merupakan jenis inflasi yang disebabkan oleh kenaikan biaya-biaya produksi. Ada beberapa hal yang menyebabkan biaya produksi naik yang akhirnya menimbulkan inflasi, hal tersebut antara lain :

Ilustrasi


a) Kenaikan Biaya bahan Baku (Price Push Inflation)
Inflasi ini secara umum disebabkan karena adanya kenaikan harga bahan baku produksi. Misalkan, Kenaikan harga BBM akan berakibat pada kenaikan biaya transport untuk hampir semua jenis barang, sehingga harga jualnya juga mengalami kenaikan.

b) Adanya Kenaikan Gaji/upah (Wages Cost Push Inflation)
Kenaikan upah buruh yang terjadi karena adanya tuntutan dari kaum buruh (serikat pekerja) akan menyebabkan biaya produksi menjadi naik, untuk menutupi kerugian ini maka perusahaan akan meningkatkan harga jual produknya. Pada jenis inflasi ini efeknya cukup membahayakan di masa-masa selanjutnya, yakni bisa dilukiskan sebagai berikut:

“Jika upah buruh naik maka akan mendorong timbulnya kenaikan harga, adanya kenaikan harga tersebut tentu saja akan menimbulkan tuntutan lagi dari kaum buruh untuk menaikkan gaji/upahnya begitu seterusnya.”

Efek semacam ini dalam permasalahan inflasi disebut Efek Spiral.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 08.38

Pengertian Politik Diskonto

Pengertian Politik Diskonto - Politik Diskonto adalah politik bank sentral untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dengan jalan menaikkan atau menurunkan tingkat bunga. Misalkan, dengan menaikkan suku bunga maka diharapkan jumlah uang yang beredar di masyarakat akan berkurang, karena masyarakat cenderung untuk menyimpan uangnya di bank dari pada membelanjakan/investasi. Sebaliknya bila bank sentral menurunkan tingkat suku bunga biasanya terjadi jika jumlah uang beredar turun atau terjadi deflasi maka diharapkan masyarakat akan menarik uangnya di bank karena bunga bank sudah tidak menarik lagi.

Politik Diskonto


Awalnya, dasar politik diskonto ialah pertimbangan-pertimbangan yang bersifat kepentingan ekonomi dan teknik perbankan. Belakangan muncul pertimbangan lain yang bersifat sosial ekonomi dan dipakai sebagai alat untuk mempengaruhi konjungtur di dalam negeri.

Lalu, apa saja contoh politik diskonto yang dilakukan oleh Bank Indonesia guna mencapai sebuah keseimbangan ekonomi?

  1. Jual Beli Surat Berharga
  2. Menaikkan Suku Bunga
  3. Menurunkan Suku Bunga
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 08.35

Pengertian Bank Sentral

Pengertian Bank Sentral - Bank Sentral adalah pelaksana dari kebijaksanaan moneter pemerintah yang ditetapkan oleh dewan moneter. Dewan moneter tersebut merupakan pengelola moneter yang diketuai oleh Menteri Keuangan dan anggotanya adalah Menteri Perdagangan dan Gubernur Bank Sentral. Nama Bank Sentral disesuaikan dengan nama negara yang bersangkutan. Bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI).

Bank Sentral di Indonesia


Bank Sentral pada umumnya memilki 3 tugas/peranan utama yang meliputi:

  1. Pengendalian moneter → dimaksudkan untuk menjaga kestabilan harga dan atau pertumbuhan ekonomi
  2. Pengaturan dan pengawasan perbankan → dimaksudkan untuk menjaga kestabilan sistem perbankan
  3. Pengaturan sistem pembayaran → bertujuan untuk mengembangkan sistem pembayaran dan infrastruktur keuangan yang sehat.

Bank sentral yang merupakan lembaga negara yang independen bebas dari campur tangan pemerintah dan pihak-pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang.

Dalam Undang-undang No.23 Tahun 1999, yang mengatur Bank Indonesia sebagai bank sentral yaitu mengatur dan menjaga kestabilan nilai rupiah serta undang-undang perbankan di Indonesia. Kestabilan nilai rupiah akan tampak dari perkembangan laju inflasi dan perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Bank Indonesia sebagai penguasa moneter memiliki tugas sebagai berikut:

a. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
Pengendalian moneter ini dilakukan di antaranya dengan cara operasi pasar terbuka, penentuan tingkat suku bunga, dan pengendalian cadangan uang kas yang dimiliki oleh bank-bank lainnya.

b. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
Untuk tugas yang demikian ini, maka Bank Indonesia memiliki wewenang memberikan persetujuan atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran dan mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran ini untuk memberikan laporan kegiatan serta penetapan penggunaan alat pembayaran.

c. Mengatur dan mengawasi bank
Untuk tugas ini, maka Bank Indonesia berwenang memberikan dan mencabut izin usaha perbankan, memberikan izin pembukaan, penutupan dan pemindahan kantor perbankan serta memberikan izin kepemilikan dan kepengurusan bank.

d. Sebagai penyedia dana terakhir (last lending resort)
Untuk tugas ini, maka bank sentral berperan sebagai penyedia dana terakhir bagi bank umum dalam bentuk, Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Dalam melaksanakan tugasnya Bank Indonesia dipimpin oleh dewan gubernur yang terdiri atas seorang gubernur, seorang deputi gubernur senior dan sekurang-kurangnya empat orang atau sebanyak-banyaknya tujuh orang deputi gubernur. Apabila gubernur atau deputi senior gubernur berhalangan, maka akan menunjuk seorang deputi gubernur untuk memimpin dewan gubernur. Gubernur, deputi gubernur senior, dan deputi gubernur diusulkan dan diangkat oleh presiden dengan persetujuan DPR untuk masa jabatan 5 tahun dan untuk selanjutnya bisa diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan selanjutnya. Modal Bank Indonesia ditetapkan berjumlah sekurang-kurangnya 2 triliun rupiah.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 06.09

Pengertian Kebijakan moneter

Pengertian Kebijakan moneter - Kebijakan moneter merupakan kebijakan bank sentral atau otoritas moneter dalam bentuk pengendalian besaran moneter dan suku bunga untuk mencapai perkembangan kegiatan perekonomian yang diinginkan. Kegiatan perekonomian yang dimaksud adalah kestabilan perekonomian makro yang tercermin dalam kestabilan harga (rendahnya laju inflasi), membaiknya perkembangan out put riil (pertumbuhan ekonomi) serta cukup luasnya kesempatan kerja yang tersedia.

Kebijakan Moneter


Kebijakan moneter yang dimaksud di atas adalah bagian integral dari kebijakan ekonomi makro yang pada umumnya dilakukan dengan mempertimbangkan siklus ekonomi, sifat perekonomian suatu negara (terbuka atau tertutup) serta faktor-faktor fundamental ekonomi lainnya.

Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang. Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.

Tujuan Kebijakan Moneter
Tujuan dari dikeluarkannya kebijakan moneter adalah untuk mencapai kondisi ekonomi makro yang stabil. Tujuan kebijakan moneter tidak bersifat statis tetapi dinamis karena harus selalu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan perekonomian suatu negara.


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 06.04
Back to top