w

Pengertian Globalisasi



Pengertian globalisasi adalah proses integrasi internasional yang terjadi karena adanya pertukaran pandangan dunia, pemikiran, produk, dan berbagai aspek kebudayaan lainnya.

pengertian globalisasi
Foto : Google

Secara etimologi kata globalisasi diambil dari bahasa Inggris, yaitu globalize yang berarti universal atau menyeluruh. Penambahan imbuhan “ization” pada kata Globalization artinya adalah proses mendunia. Sehingga arti globalisasi adalah proses sesuatu (informasi, pemikiran, gaya hidup, dan teknologi) yang mendunia.

Proses globalisasi dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya; teknologi internet, infrastruktur telekomunikasi dan transportasi, pertukaran pelajar, dan lain-lain. Pada umumnya globalisasi berhubungan dengan perubahan menyeluruh pada bidang ekonomi, industri, gaya hidup, dan aspek-aspek kehidupan lainnya.

Globalisasi juga sebagai suatu proses sosial, atau proses sejarah, atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain, mewujudkan satu tatanan
kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batas-batas geografis, ekonomi dan budaya masyarakat.


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 20.05

Pengertian Cost Push Inflation

Pengertian Cost Push Inflation - Cost Push Inflation Merupakan jenis inflasi yang disebabkan oleh kenaikan biaya-biaya produksi. Ada beberapa hal yang menyebabkan biaya produksi naik yang akhirnya menimbulkan inflasi, hal tersebut antara lain :

Ilustrasi


a) Kenaikan Biaya bahan Baku (Price Push Inflation)
Inflasi ini secara umum disebabkan karena adanya kenaikan harga bahan baku produksi. Misalkan, Kenaikan harga BBM akan berakibat pada kenaikan biaya transport untuk hampir semua jenis barang, sehingga harga jualnya juga mengalami kenaikan.

b) Adanya Kenaikan Gaji/upah (Wages Cost Push Inflation)
Kenaikan upah buruh yang terjadi karena adanya tuntutan dari kaum buruh (serikat pekerja) akan menyebabkan biaya produksi menjadi naik, untuk menutupi kerugian ini maka perusahaan akan meningkatkan harga jual produknya. Pada jenis inflasi ini efeknya cukup membahayakan di masa-masa selanjutnya, yakni bisa dilukiskan sebagai berikut:

“Jika upah buruh naik maka akan mendorong timbulnya kenaikan harga, adanya kenaikan harga tersebut tentu saja akan menimbulkan tuntutan lagi dari kaum buruh untuk menaikkan gaji/upahnya begitu seterusnya.”

Efek semacam ini dalam permasalahan inflasi disebut Efek Spiral.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 08.38

Pengertian Politik Diskonto

Pengertian Politik Diskonto - Politik Diskonto adalah politik bank sentral untuk mempengaruhi jumlah uang beredar dengan jalan menaikkan atau menurunkan tingkat bunga. Misalkan, dengan menaikkan suku bunga maka diharapkan jumlah uang yang beredar di masyarakat akan berkurang, karena masyarakat cenderung untuk menyimpan uangnya di bank dari pada membelanjakan/investasi. Sebaliknya bila bank sentral menurunkan tingkat suku bunga biasanya terjadi jika jumlah uang beredar turun atau terjadi deflasi maka diharapkan masyarakat akan menarik uangnya di bank karena bunga bank sudah tidak menarik lagi.

Politik Diskonto


Awalnya, dasar politik diskonto ialah pertimbangan-pertimbangan yang bersifat kepentingan ekonomi dan teknik perbankan. Belakangan muncul pertimbangan lain yang bersifat sosial ekonomi dan dipakai sebagai alat untuk mempengaruhi konjungtur di dalam negeri.

Lalu, apa saja contoh politik diskonto yang dilakukan oleh Bank Indonesia guna mencapai sebuah keseimbangan ekonomi?

  1. Jual Beli Surat Berharga
  2. Menaikkan Suku Bunga
  3. Menurunkan Suku Bunga
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 08.35

Pengertian Bank Sentral

Pengertian Bank Sentral - Bank Sentral adalah pelaksana dari kebijaksanaan moneter pemerintah yang ditetapkan oleh dewan moneter. Dewan moneter tersebut merupakan pengelola moneter yang diketuai oleh Menteri Keuangan dan anggotanya adalah Menteri Perdagangan dan Gubernur Bank Sentral. Nama Bank Sentral disesuaikan dengan nama negara yang bersangkutan. Bank sentral di Indonesia adalah Bank Indonesia (BI).

Bank Sentral di Indonesia


Bank Sentral pada umumnya memilki 3 tugas/peranan utama yang meliputi:

  1. Pengendalian moneter → dimaksudkan untuk menjaga kestabilan harga dan atau pertumbuhan ekonomi
  2. Pengaturan dan pengawasan perbankan → dimaksudkan untuk menjaga kestabilan sistem perbankan
  3. Pengaturan sistem pembayaran → bertujuan untuk mengembangkan sistem pembayaran dan infrastruktur keuangan yang sehat.

Bank sentral yang merupakan lembaga negara yang independen bebas dari campur tangan pemerintah dan pihak-pihak lain, kecuali untuk hal-hal yang secara tegas diatur dalam undang-undang.

Dalam Undang-undang No.23 Tahun 1999, yang mengatur Bank Indonesia sebagai bank sentral yaitu mengatur dan menjaga kestabilan nilai rupiah serta undang-undang perbankan di Indonesia. Kestabilan nilai rupiah akan tampak dari perkembangan laju inflasi dan perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang negara lain. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka Bank Indonesia sebagai penguasa moneter memiliki tugas sebagai berikut:

a. Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter
Pengendalian moneter ini dilakukan di antaranya dengan cara operasi pasar terbuka, penentuan tingkat suku bunga, dan pengendalian cadangan uang kas yang dimiliki oleh bank-bank lainnya.

b. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran
Untuk tugas yang demikian ini, maka Bank Indonesia memiliki wewenang memberikan persetujuan atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran dan mewajibkan penyelenggara jasa sistem pembayaran ini untuk memberikan laporan kegiatan serta penetapan penggunaan alat pembayaran.

c. Mengatur dan mengawasi bank
Untuk tugas ini, maka Bank Indonesia berwenang memberikan dan mencabut izin usaha perbankan, memberikan izin pembukaan, penutupan dan pemindahan kantor perbankan serta memberikan izin kepemilikan dan kepengurusan bank.

d. Sebagai penyedia dana terakhir (last lending resort)
Untuk tugas ini, maka bank sentral berperan sebagai penyedia dana terakhir bagi bank umum dalam bentuk, Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Dalam melaksanakan tugasnya Bank Indonesia dipimpin oleh dewan gubernur yang terdiri atas seorang gubernur, seorang deputi gubernur senior dan sekurang-kurangnya empat orang atau sebanyak-banyaknya tujuh orang deputi gubernur. Apabila gubernur atau deputi senior gubernur berhalangan, maka akan menunjuk seorang deputi gubernur untuk memimpin dewan gubernur. Gubernur, deputi gubernur senior, dan deputi gubernur diusulkan dan diangkat oleh presiden dengan persetujuan DPR untuk masa jabatan 5 tahun dan untuk selanjutnya bisa diangkat kembali untuk satu kali masa jabatan selanjutnya. Modal Bank Indonesia ditetapkan berjumlah sekurang-kurangnya 2 triliun rupiah.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 06.09

Pengertian Kebijakan moneter

Pengertian Kebijakan moneter - Kebijakan moneter merupakan kebijakan bank sentral atau otoritas moneter dalam bentuk pengendalian besaran moneter dan suku bunga untuk mencapai perkembangan kegiatan perekonomian yang diinginkan. Kegiatan perekonomian yang dimaksud adalah kestabilan perekonomian makro yang tercermin dalam kestabilan harga (rendahnya laju inflasi), membaiknya perkembangan out put riil (pertumbuhan ekonomi) serta cukup luasnya kesempatan kerja yang tersedia.

Kebijakan Moneter


Kebijakan moneter yang dimaksud di atas adalah bagian integral dari kebijakan ekonomi makro yang pada umumnya dilakukan dengan mempertimbangkan siklus ekonomi, sifat perekonomian suatu negara (terbuka atau tertutup) serta faktor-faktor fundamental ekonomi lainnya.

Kebijakan moneter adalah upaya untuk mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi secara berkelanjutan dengan tetap mempertahankan kestabilan harga. Untuk mencapai tujuan tersebut, Bank Sentral atau Otoritas Moneter berusaha mengatur keseimbangan antara persediaan uang dengan persediaan barang agar inflasi dapat terkendali, tercapai kesempatan kerja penuh dan kelancaran dalam pasokan/distribusi barang. Kebijakan moneter dilakukan antara lain dengan salah satu namun tidak terbatas pada instrumen sebagai berikut yaitu suku bunga, giro wajib minimum, intervensi dipasar valuta asing dan sebagai tempat terakhir bagi bank-bank untuk meminjam uang apabila mengalami kesulitan likuiditas.

Tujuan Kebijakan Moneter
Tujuan dari dikeluarkannya kebijakan moneter adalah untuk mencapai kondisi ekonomi makro yang stabil. Tujuan kebijakan moneter tidak bersifat statis tetapi dinamis karena harus selalu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan perekonomian suatu negara.


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 06.04

Pengertian Air Susu Ibu (ASI)

Pengertian Air Susu Ibu (ASI) - Air susu ibu (ASI) adalah makanan utama bayi, oleh sebab itu, untuk menjamin kecukupan ASI bagi bayi, makanan ibu yang sedang menyusui harus diperhatikan. Sekresi ASI rata-rata 800-850 mililiter per hari, dan mengandung kalori 60-65 kalori, 1,0-1,2 gram, dan lemak 2,5-3,5 gram setiap 100 mililiter. Zat-zat ini diambil dari tubuh ibu, dan harus digantikan dengan suplai makanan ibu seharihari. Untuk itu, ibu yang sedang menyusui memerlukan tambahan 800 kalori sehari dan tambahan protein 25 gram sehari, di atas kebutuhan bila ibu tidak menyusui.

Air Susu Ibu

Air susu ibu diproduksi karena pengaruh hormon prolaktin dan oksitosin setelah kelahiran bayi. Air susu ibu pertama yang keluar disebut kolostrum atau jolong dan mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit.

Tubuh ibu sudah mulai mempersiapkan diri untuk memproduksi ASI mulai dari masa kehamilan. Saat hamil, Anda mungkin menyadari bahwa payud4r4 Anda bertambah besar sehingga Anda harus membeli bra dengan ukuran lebih besar. Hal ini terjadi karena kelenjar-kelenjar dalam p4yud4ra untuk membuat ASI sudah mulai berkembang sejak trimester pertama kehamilan. Hormon yang muncul saat kehamilan menyebabkan saluran susu berkembang dalam ukuran maupun jumlah.

Puting payud4r4 pun lebih menonjol dan ukurannya bertambah besar. Selain itu, warna puting dan areola (daerah sekitar puting) juga menjadi lebih gelap. Para ahli menduga bahwa perubahan warna pada puting dan areola bertujuan untuk membantu bayi melihat mana yang harus ia isap, namun tidak ada bukti yang mendukung hal tersebut.

Hal-hal yang mempengaruhi produksi ASI
  • Makanan
  • Ketenangan jiwa dan pikiran
  • Penggunaan alat kontrasepsi
  • Perawatan payudara
  • Anatomis payudara
  • Faktor fisiologi
  • Pola istirahat
  • Faktor isapan anak atau frekuensi penyusuan
  • Faktor obat-obatan
  • Berat lahir bayi
  • Umur kehamilan saat melahirkan
  • Konsumsi rokok dan alkohol
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 08.30

Pengertian Estrogen

Pengertian Estrogen - Estrogen adalah hormon seks yang umumnya diproduksi oleh indung telur yang merangsang pertumbuhan organ seks anak perempuan, seperti: payudara dan rambut kelamin, dikenal sebagai karakteristik seks sekunder. Estrogen juga mengatur siklus menstruasi. Pada kebanyakan wanita, hormon indung telur tidak memainkan peran yang penting dalam gairah seks mereka. Dalamsebuah penelitian pada wanita dibawah usia 40 tahun, 90% melaporkan tidak adanya perubahan dalam nafsu seks atau fungsi setelah hormon seks diturunkan karena pengangkatan kedua rahim. Estrogen merupakan regulator intraovarium berfungsi merangsang pertumbuhan folikel. Bekerjasama dengan FSH dan LH merangsang pembentukan reseptor LH (feedback positip), menyebabkan regresi korpus luteum dan penurunan kadar progesteron. Estrogen penting dalam menjaga kondisi dinding vagina dan elastisitasnya, serta dalam memproduksi cairan yang melicinkan vagina. Mereka juga membantu untuk menjaga tekstur dan fungsi payudara wanita.

Letak Hormon Estrogen


Hormon estrogen secara khusus berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan organ seksual wanita. Hormon ini diproduksi oleh indung telur, jaringan lemak, dan kelenjar adrenal. Kelompok hormon ini terdiri dari estriol, estron, serta estradiol. Hormon estradiol memiliki kadar paling tinggi pada masa reproduksi wanita. Estriol diproduksi oleh plasenta selama masa kehamilan, sementara estradiol dan estron diproduksi terutama oleh indung telur pada masa premenopause.

Tiga jenis estrogen utama yang terdapat secara alami dalam tubuh wanita adalah estradiol, estriol, dan estron. Sejak menarche sampai menopause, estrogen utama adalah 17β-estradiol. Di dalam tubuh, ketiga jenis estrogen tersebut dibuat dari androgen dengan bantuan enzim. Estradiol dibuat dari testosteron, sedangkan estron dibuat dari androstenadion. Estron bersifat lebih lemah daripada estradiol, dan pada wanita pascamenopause estron ditemukan lebih banyak daripada estradiol. Berbagai zat alami maupun buatan telah ditemukan memiliki aktivitas bersifat mirip estrogen[1]. Zat buatan yang bersifat seperti estrogen disebut xenoestrogen, sedangkan bahan alami dari tumbuhan yang memiliki aktivitas seperti estrogen disebut fitoestrogen.

Faktor risiko yang paling umum sebagai penyebab rendahnya kadar estrogen, antara lain:

  • Usia
  • Riwayat masalah hormonal dalam keluarga (contoh: kista ovarium)
  • Kelainan pola makan (contoh: anoreksia)
  • Diet ekstrim
  • Olahraga berlebihan
  • Gangguan pada kelenjar pituitari

Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 08.22
Back to top