Pengertian Lembaga Reksadana

Pengertian Lembaga Reksadana - Lembaga reksadana adalah emiten (penerbit) unit-unit sertifikat saham yang kegiatan utamanya adalah melakukan investasi dalam efek, investasi kembali atau perdagangan efek di bursa efek (Keputusan Menteri Keuangan No. 1548/KMK 013/1990).
Reksadana pasar uang untuk Investasi

Pengertian Reksadana
Dalam dunia internasional, orang atau lembaga yang dipercaya oleh para pemilik dana untuk mengelola sejumlah dana dikenal dengan berbagai istilah, fund manager atau invesment manager. Sedangkan aktivitasnya disebut fund management, invesment trust, invesment manajemen, dan sebagainya.

Di Indonesia dipakai istilah reksadana. Reksa yang berarti menjaga. Menjaga disini dalam arti dana itu harus aman dan memberikan penghasilan. Pada umumnya reksadana mengumpulkan dana dari investor dengan jalan menerbitkan sekuritas, dan sekuritas inilah yang dibeli investor. Dana yang terkumpul diinvestasikan ke dalam berbagai sekuritas di pasar modal. Oleh karena itulah, reksadana disebut juga manajer investasi yang merupakan penghubung bagi investor individual untuk melakukan investasi. Manajer investasi adalah orang atau perusahaan investasi agar investasi dapat dikelola secara profesional dan dalam skala ekonomi yang luas.

Beberapa keuntungan adanya lembaga reksadana (fund management) bagi investor adalah
  1. sebagai salah satu alternatif untuk diversifikasi investasi;
  2. tingkat penghasilan biasanya lebih besar dibandingkan dengan tingkat suku bunga deposito berjangka;
  3. jangka waktu tingkat penghasilan yang diharapkan serta resiko yang mungkin timbul dapat disesuaikan dengan keinginan dan kepentingan pemilik dana;
  4. para fund manager adalah orang-orang profesional dan biasanya mempunyai lembaga riset dan jaringan informasi yang sangat kuat dan luas; investor tidak perlu memikirkan atau membuat analisis sendiri untuk memilah jenis portofolio, cukup menyerahkan dananya dan menerima hasilnya.
Ada dua macam reksadana, yaitu reksadana tertutup dan reksadana terbuka. Reksadana bersfifat tertutup  (Close-end Invesment Fund) jika perusahaan emiten atau penerbit unit sertifikat reksadana tidak melakukan pembelian kembali unit-unit saham yang telah di jual kepada para investor. Unit-unit sertifikat reksadana close-end dicatatkan di bursa efek menurut prosedural emisi efekyang biasa. Investor akan memperoleh penghasilan jika terjadi kenaikan nilai unit sertifikat dananya dalam bentuk capital gain, yaitu jika harga unit di bursa efek yang mencatat unit tersebut naik dibandingkan dengan harga pada saat emisi perdana.

Reksadana terbuka T1 selalu siap menjual saham-saham baru kepada masyarakat dan siap setiap waktu membeli kembali sahamnya yang beredar pada harga yang sesuai dengan proporsi nilai dari portofolionya, yang dihitung pada setiap penutupan pasar setiap hari. Reksadana terbuka T1 (open-end fund) yang telah lama dikenal di Indonesia adalah sertifikat PT Danareksa, baik sertifikat sistem back to back  (diterbitkan setara dengan satu jenis saham asli yang mendukungnya) atau unit sertifikat dana.
Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 16.29

Ditulis Oleh : gunawan graha ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Pengertian Lembaga Reksadana yang ditulis oleh Pengertian ILMU yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Pengertian ILMU

0 komentar:

Posting Komentar

Back to top