Minggu, 17 April 2022

Penyebab dan Cara Menghilangkan Ketombe

| Minggu, 17 April 2022

Ketombe menjadi masalah umum yang sering dikeluhkan oleh banyak orang. Tak hanya dapat menimbulkan ketidaknyamanan, ketombe sialnya bisa juga memengaruhi penampilan atau rasa percaya diri. Namun apa sih sebenarnya ketombe itu? Ketombe adalah pengelupasan kulit mati berlebihan di kulit kepala. Kulit mati ini biasanya berwarna putih atau kuning. Serpihan ini mudah terlihat di kepala dan sering berjatuhan ke bahu. Orang yang memiliki ketombe biasanya akan merasa tidak nyaman, bahkan bisa menurunkan kepercayaan diri. Hal ini karena ketombe biasanya menimbulkan rasa gatal pada kulit kepala dan membuat rambut terlihat berminyak serta kotor.

ketombe adalah
Ketombe

Ketombe tak hanya bisa muncul di kulit kepala, tetapi juga di tempat lain seperti alis mata, telinga, hidung, atau tempat lain di mana kulit tubuh menghasilkan banyak minyak.

Tenang saja, ketombe tidak menular kok, tapi memang ada beberapa jenis penyebab ketombe yang harus kamu ketahui, agar bisa menemukan jenis shampo yang efektif mengendalikan masalah ketombe kamu.

Beberapa hal yang menjadi penyebab dari ketombe adalah:

Kurang keramas

Saat kulit kepala jarang dibersihkan dengan sampo, minyak, dan sel kulit mati akan menumpuk di kulit kepala yang mengakibatkan ketombe.

Kulit kering

Serpihan kulit kepala yang disebabkan oleh kulit kering agak berbeda dengan yang disebabkan oleh kulit berminyak. Pada kulit kering, serpihan cenderung lebih kecil dan tidak begitu berminyak. Kulit kepala merah dan gejala radang lebih jarang dijumpai.

Ragi seperti jamur (malassezia)

Malassezia tinggal pada kulit kepala kebanyakan orang dewasa. Namun, beberapa menyebabkan kulit kepala iritasi dan menimbulkan banyak sel-sel kulit yang tumbuh. Kelebihan sel yang tersisa akan mati dan menjadi ketombe.

Pola Makan Tak Sehat

Pola makan yang berantakan menjadi salah satu penyebab ketombe. percaya atau tidak makanan olahan, gula, dan junk food dapat menyebabkan peradangan dan akhirnya menimbulkan ketombe.

Dermatitis Seboroik

Dermatitis seboroik adalah gangguan kulit yang bikin kulit jadi kemerahan, gatal, dan bersisik. Penyakit kulit ini bisa menimbulkan ketombe di kulit kepala, atau daerah kumis, jenggot, dada, bahkan alis. Meski biasanya ruamnya berwarna merah, gejala penyakit ini disertai dengan serpihan berwarna putih.

Pemicunya? Stress. Sebenarnya cara menghilangkan ketombe akibat dermatitis seboroik dapat ditangani dengan produk perawatan rambut seperti shampoo anti ketombe biasa. Namun kalau gejalanya makin mengganggu, sebaiknya lo ke dokter ya.

Dermatitis Kontak

Dermatitis kontak adalah jenis peradangan yang terjadi akibat kontak dengan zat kimia. Gejalanya adalah kulit menjadi kering dan iritasi. Pemicunya bisa dari cat rambut, pelurus rambut, atau obat bleaching. Untuk penanganannya lo bisa menggunakan obat over the counter atau ke dokter kulit.

Psoriasis

Psoriasis punya gejala yang sangat membuat nggak nyaman, misalnya kulit berwarna bercak merah, bersisik, dan berkerak. Pada bagian kulit yang bersisik, warnanya menyerupai abu-abu atau perak. Mirip kayak kalo kita lagi dehidrasi! Biasanya bercak ini muncul di siku, lutut, kulit kepala, dan punggung. Kalo gejala ini munch, lo perlu segera ke dokter.

Bagaimana cara menghilangkan ketombe?

Untuk menghilangkan ketombe, upaya pertama yang harus dilakukan adalah keramas secara teratur. Jika upaya tersebut tidak dapat menghilangkan ketombe, penderita dapat menggunakan sampo antiketombe.

Asupan makanan sehat juga tak kalah pentingnya. Banyak konsumsi sayur dan buah akan memberikan nutrisi yang cukup bagi tubuhmu. Makan makanan bergizi juga bisa membantu kesehatan kulit dan rambut. Jangan lupa untuk meminum air yang cukup setiap harinya.

Mengetahui penyebab dan cara mengatasinya, akan sangat membantu saat rambutmu mengalami masalah ketombe. Namun pemilihan shampoo juga jadi hal penting dalam mengatasi ketombe.  Tentu, jika kamu tak ingin ribet, Dove Dandruff Care Shampoo bisa memberikan hasil yang maksimal untukmu. Selamat mencoba guys!

Related Posts

Tidak ada komentar:

Posting Komentar