Pengertian Genealogi

Pengertian Genealogi - Genealogi berasal dari kata dasar gene, yaitu plasma pembawa sifat-sifat keturunan. Geneologi berarti ilmu yang mempelajari masalah keturunan. Ia berarti juga saling bergantung dua hal, yaitu muda berasal dari yang tua. Misalnya tulisan Jawa berasal dari perkembangan  (baca : keturunan) abjad Pallawa. Tulisan Pallawa berasal dari konteks ini yang dimaksud genealogi ialah yang menyangkut hubungan keturunan individu.
Pengertian Genealogi

Genealogi Adalah
Peletak dasar genealogi sebagai ilmu ialah J. Ch. Gatterr (1727-1799), kemudian Q. Lorerirensa menerapkan dalam penulisan ilmiah (1898). Dalam kenyataan sejarah genealogi sangat penting semenjak manusia memasuki zaman sejarah, khususnya menyangkut masalah tahta. Perhatikan misalnya prasasti Yupa dari Muarakaman di Kutai. Prasasti itu dengan jelas memberitakan Genealogi Mulawarman dengan leluhurnya: Kudungga. Prasasti Canggal (732M) melukiskan genealogi Sanjaya dan leluhurnya.

Prasati Gunung (910M) telah memberikan gambaran mata rantai genealogi Sanjaya sampai dengan Daksa. Demikian pula dalam Negarakertagama dan Pararaton diberitakan pula genealogi raja-raja yang memerintah Singasari dan Majapahit. Mengapa Genealogi menjadi demikian penting dalam studi sejarah kuna (juga di Indonesia) khususnya bagi kelangsungan suatu dinasti atau tahta kerajaan? Berbagai peristiwa sejarah yang besar menggoncangkan seperti huru hara, perang saudara, pemberontakan untuk mendirikan suatu dinasti baru, dan jatuhnya dinasti lama, salah satu penyebabnya adalah faktor keturunan atau genealogi.


Written by: Budianto
Biologi Online, Updated at: 04.53

Ditulis Oleh : gunawan graha ~ Budhii Weblog

Budianto Anda sedang membaca artikel berjudul Pengertian Genealogi yang ditulis oleh Pengertian ILMU yang berisi tentang : Dan Maaf, Anda tidak diperbolehkan mengcopy paste artikel ini.

Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Pengertian ILMU

0 komentar:

Posting Komentar

Back to top